REBLOG : Mengawali perjalanan di Indonesia


Suatu hari aku sedang duduk di depan tenda sambil menikmati kopi, sembari melayangkan pandangan ke bukit-bukit dan hamparan sabana di pagi hari. Pagi ini aku merasakan takjub yang luar biasa. Betapa masih ada tempat seperti ini di hiruk-pikuk keseharian kota ini. Tegal panjang namanya, sebuah sabana di tengah rimbunnya hutan dan gunung-gunung yang menjulang, dialiri sungai kecil di tengahnya.

Pada lain hari, aku membuka mata, di atas ku kerlap-kerlip ribuan atau bahkan jutaan gemontang. Indah sekali. Aku benahi sleeping bag ku, menyalakan kompor lapangan serta menyeduh kopi. Mendengarkan deburan ombak Pantai Ngrenehan yang riang berkejar-kejaran dari tenda di atas bukit.

Menggigil kedinginan dan terbangun dalam hamparan putih kristal es tipis di Gunung Merbabu. Atau menikmati balap perahu dayung di Danau Bedugul. Memotret golden Sunset di Gunung Api Purba Nglanggeran. Menikmati rasanya perjalanan 2 jam hanya untuk berpindah 4 km di Jakarta, atau berdesak-desakan di KRL? Berkali-kali mengucapkan terima kasih kepada para pengemudi truk dan pick up yang mau mengantarkan kami “ngebolang” ratusan kilometer, atau pak polisi yang mengijinkan kami “numpang” tidur di pos lantas di sekitar Karanganyar.

Merasakan desiran angin di puncak gunung-gunung di Indonesia. Mualnya terombang-ambing di selat Sunda, atau bermandi hangatnya ombak Kuta di sore hari. Tersentak oleh panasnya pemandian air hangat yang diikuti dinginnya kolam renang di Pacet. Menelusuri percikan air dan gelapnya goa-goa karst di Gunung Kidul.

Turut dalam rombongan Kraton Royal wedding di Yogyakarta yang tidak kalah dengan royal wedding negeri seberang. Masuk ke pedalaman Banten dan bercengkerama dengan Badui. Memancing dan berperahu di pesisir utara Lamongan. Merasakan beratnya nafas di bawah guyuran hujan abu Merapi.

Kisah perjalananku di atas barulah 1% dari Indonesia. Negeri yang penuh aneka warna, beragam suku dan budaya. Tak akan habis Indonesia engkau jelajahi hingga tutup usia, Tak akan berhenti program-program ekspedisi meng-explore  Indonesia.

Menjelajahi Indonesia, bagai menulis di lembaran buku yang kertasnya tidak pernah habis. Selalu ada kisah baru untuk dituliskan. Selalu ada kertas baru untuk ditulisi. I LOVE It! Because thi is My Indonesia.

 

Share your story with us

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s