Namanya Gita


GIta

Namanya Gita, gadis manis asal pulau seberang – Borneo. Hanya sebatas itulah yang saya tahu.  Karena setelah memberikan nama dan bercakap sebentar dia harus segera pergi.

Waktu menunjukkan pukul 16.30 WIB. Saya masih modar-mandir di sekitaran nol-km menunggu malam datang. Sesekali menyapa kenalan-kenalan yang kadang lewat atau memang sedang mangkal di sana. mencari nafkah.

Setelah beberapa lama, saya menyempatkan diri membeli kopi hitam di salah satu langganan depan Monumen SO 1 Maret. Tiap sruputan kopi panas menambah syahdu sore itu. Rombongan pengamen yang mulai berdatangan sering berlatih dulu di sekitar si penjual kopi. Sama, pelanggan. Pak Yono juga ada, pengamen tua yang sama-sama penggemar om Iwan Fals. Sering kita bernyanyi bersama di situ.

Malam mulai menyelimuti Jogja. Kawasan Nol-km yang selama siang tadi sepi, sekarang mulai dipenuhi hiruk-pikuk manusia berbagai usia. Berada di ujung Jalan Malioboro, kawasan ini memang salah satu favorit untuk nongkrong. Di sini lengkap, mulai dari wisatawan, unjuk rasa, berdagang, komunitas, maupun seniman tumpah ruah.

Kembali lagi dengan kopi panas. Saya tidak sadar kalau di sebelah saya duduk 2 gadis manis. Mereka sedang asyik bercengkerama sembari melepas lelah. Berhubung di tangan masih memegang sketchbook dan pensil. Saya pun mencoba membuat sketsa salah satu dari mereka. Iseng-iseng saya goreskan ujung-ujung grafit di kertas putih.

20 menit berlalu. Mereka masih belum sadar kalau yang saya gambar adalah salah satu dari mereka. 5 menit kemudian selesai sudah. Malu-malu saya menunjukkan hasil yang sudah jadi pada mereka sembari meminta tanda tangan model sketsanya (Maklum ini kali pertama saya nggambar model sendirian. Biasanya bareng-bareng ma para sepuh).  Eh ternyata dia ga mau tanda tangan dan cuma menuliskan namanya di ujung kiri atas kertas. GITA. 

For Your Information Gita yang asli jauh lebih cantik daripada sketsa di atas.

Gita, gadis manis asal pulau seberang – Borneo. Hanya sebatas itulah yang saya tahu.  Karena setelah memberikan nama dan bercakap sebentar mereka pamit pulang.

 

15 thoughts on “Namanya Gita”

  1. Mungkin kalau di tambah efek sfumato akan lebih mak nyusss (pandangan sempit saya ms brooo…🙂 )
    Mona Lisa (1506), juga dikenal sebagai La Giokonda, yang diduga sebagai nama belakang obyek lukisannya itu. Lukisan ini terkenal sehubungan dengan penguasaan inovasi teknik dari sang pelukis – Leonardo da Vinci. Selain misteri dari wanita yang tersenyum di dalam lukisan itu sendiri. Gaya Leo yang unik dalam melukis, yang memberi kesan bahwa solidaritas sebuah obyek menghilang perlahan seiring dengan surutnya ia ke kejauhan – yang kita kenal dengan metode Sfumato.
    Maaf saya sok tahu ya ms eruvierda…
    jujur Saya menyukai misteri dari lukisan Sampeyan.
    Salam saya Ms🙂

Share your story with us

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s