Seruling Samudera

Jogja Beach Adventure #3 : Klayar


“Pantai Klayar sebenarnya berada di wilayah Pacitan, Jawa Timur. Namun karena kami berangkat dan kemudian balik lagi ke Jogja dalam waktu sehari, gapapa kan ya masih masuk dalam ekspedisi Jogja Beach Adventure.”

Pantai Klayar terletak di Donorojo, Pacitan, Jawa Timur sekitar 98 km dari Jogja. Masih senada dengan pantai-pantai di Laut Selatan yang lain, pantai ini berpasir putih dan dikelilingi tebing karang. Jalan menuju sana pun mirip banget dengan pantai-pantai di Gunung Kidul. Jadi silahkan bernyanyi soundtrack Ninja Hattori versi Indonesia. “Mendaki gunung lewati lembah…”

KlayarPetualangan bermula…..

Mata masih setengah terbuka ketika Mio merah masuk pelataran. Tin tin tin! Ah berisik.. Liat jam masih pukul 5.00 pagi, nglingker lagi aja. “Mas bangun mas!! Katanya mau pergi pagi-pagi.” Suara cempreng itu membangunkanku dari peraduan. Dasar, semalaman kite ga tidur dan baru turun dari Nglanggeran jam 4 pagi.  Mau ga mau kepaksa musti bangun. Langsung buka laptop cari lagi rute perjalanan menuju Punung, Pacitan, lokasi Pantai Klayar berada.

Lagi-lagi perjalanan pagi. Untuk petualangan kali ini lebih prepare karena emaknya TE sudah membekali dengan nasi goreng super pedes serta susu sapi untuk kami santap sesampainya di lokasi. Check list dulu sebelum berangkat : Bensin sudah, jas hujan sudah, bekal sudah, sketch book sudah, alat tulis, baju ganti sudah. GAS POLLLLLL!!!!

Kita akan menempuh perjalanan panjang melintasi 3 propinsi; DIY, Jawa Tengah dan Jawa Timur. Rute yang akan kita tempuh adalah Jogja – Wonosari – Pracimantoro – Giribelah – Punung – Klayar. Dari Jogja masuk Jalan Wonosari lurus terus sampai ke pusat Kota Wonosari. Dari sana masih lurus terus mengikuti jalan nasional (bukan nama jalan tetapi jalan penghubung antar propinsi). Lepas dari kota ikuti petunjuk jalan yang menuju ke Pracimantoro. Tenang papan petunjuk ke sana banyak banget jadi ga usah takut tersesat. Pracimantoro adalah sebuah Kecamatan di Wonogiri Jawa Tengah.

Kondisi jalan dari Jogja hingga perbatasan Wonogiri termasuk bagus, jalan baru mulai rusak setelah Museum Karst. Banyak jalan yang berada di wilayah Wonogiri rusak parah. Jadi ketika kalian menemukan jalan yang bagus setelah 1-2 kilo siap-siap lah masuk ke jalan jelek lagi. Berhati-hatilah jika kalian menggunakan sepeda motor dan berada di belakang mobil. Karena terkadang lubang ada di tengah-tengah laju mobil. POM bensin terakhir yang mudah ditemui ada di sini.

Selanjutnya kita memasuki Kecamatan Giritontro terus saja ambil jalan yang menuju ke arah Pacitan. Kalian akan takjub begitu memasuki wilayah Pacitan. Sebuah gerbang selamat datang yang besar selaras dengan jalan yang lebar dan halus. Kaki, tangan dan badan kita lumayanlah dapat istirahat dari lompatan-lompatan. Sepertinya baru diperbaiki. Jalan lebar hampir seluas jalur lingkar Jogja ini terhitung sepi jadi kita bisa memacu kendaraan lebih kencang. Lurus saja hingga menemui pertigaan besar yang terdapat Pos Polisi Lalu Lintas, ambil arah kanan ke Punung.

Perjalanan masih lancar sampai di sini. Kelihatannya Pacitan sedang berbenah. Jalan-jalan yang di catatan perjalanan yang lain dikatakan kurang bagus sekarang halus dan lebar. Kami juga sempat bertemu dengan kegiatan proyek pengaspalan jalan. Selama di Pacitan patokan yang harus diikuti adalah rute menuju Goa Gong. Papan petunjuk ke arah Klayar yang diberitakan jalannya sempit dan ada pemalakan sekarang sudah dihapus dan tinggal penunjuk ke Kalak. Jadi lurus saja karena jalannya BAGUS!!

Perjalanan mulai kembali menantang ketika sudah melewati tanda Klayar 13 km. Jalan naik turun terjal dan hanya cukup untuk 1 mobil saja. Nah di sepanjang jalan ini kami melihat bukti lain Pacitan berbenah. Selain jalan aspal yang kecil, di kiri kanannya sudah dilebarkan dan beberapa tempat sudah dipasang batu pondasi untuk aspal. Tunggu saja 6 bulan lagi, ke sana pasti jalan sudah bagus.🙂 Owh iya ketika kalian sampai di sebuah pertigaan yang ada masjid putih Al-Ikhlas dan penjual pisang, ingat-ingat tempat itu. Karena dari sana sekitar 2 km ke kiri ada POM Bensin lagi. Cuma ya harus bolak-balik ke jalan utama.Masjid

Sementara ini kan jalan masih kecil, bagaimana kalau ada mobil berpapasan? Tenang. Di beberapa titik ada jagoan-jagoan kecil yang membantu memberitahu dengan peluit untuk mengisyaratkan dan membantu mengatur lalu lintas dengan sedikit imbalan tentunya. Dan tentu saja itu dilakukan selepas sekolah atau hari libur.

Setelah melewati perjalanan panjang kita akan disambut sebuah POS RETRIBUSI😀 Cukup 3.000/ orang plus parkir 1.000/motor. Yang perlu dicontoh oleh pantai di Jogja adalah, di sini parkir dan retribusi masuk sudah jadi 1 pos. Sehingga tidak ada parkir liarnya. Dari pos retribusi sekitar 5 menit kita sudah sampai di Pantai Klayar.

Jauhnya perjalanan terbayar dengan pemandangan yang sangat indah. Hamparan pasir putih, ombak yang berdebur, parkiran yang rapi, gubuk-gubuk istirahat tradisional, bagus lah.Sebelum menikmati Pantai Klayar lebih jauh, kami menapaki bukit sebelah kanan dari jalan masuk. Di sana ada sebuah gazebo yang bisa digunakan melepas penat serta menikmati pemandangan indah sepanjang Pantai Klayar. Dari sini kalian juga bisa mendirikan kemah jika ingin melihat sunrise (kami lakukan di Klayar edisi 2 kemarin).dari gazebo

Berhubung semakin siang, kami pun turun. Bermain pasir putih di sisi barat dan sedikit berkarya dengan hamparan pasir hitam di sisi timur. Yang harus diperhatikan adalah ketika air pasang (belakangan cuaca sedang kurang bagus). Perlahan kami terus berjalan ke arah timur. Setelah menyeberang alur sungai kecil (saat surut sangat kentara saat pasang tertutup air), sampailah di deretan tebing karang pembatas pantai dengan atraksi utama area ini. SERULING SAMUDERA!

Seruling Samudera adalah sebuah celah di batu karang yang akan menyemburkan air ke atas layaknya air mancur dan mengeluarkan bunyi bervariasi ketika ombak menerpa dinding karang di bawah. Untuk menuju ke sana harus ada pemandunya. Terutama saat sedang ombak besar seperti saat ini. Kadang ketika puncak air pasang jalan ke sana di tutup. Para pemandu ini adalah Tim SAR setempat. IMG_20140118_103455(Sebenarnya tidak ada biaya masuk resmi, hanya saja untuk perawatan dan nambah fasilitas di sana lebih baik memberikan dana suka rela. Berbaik sangka saja. Buktinya 2 minggu setelah perjalanan ini kami ke sana lagi dan di area ini sudah dipasang tangga baru agar wisatawan lebih mudah menyeberang karang. Kalau dulu sih harus krekelan atau manjat dinding karang. )jembatan baru

Setelah mendaki, kami disuguhi hamparan karang luas langsung menuju laut. Belok kanan akhirnya kami menemukan sang Seruling Samudera. Di sana sudah ada beberapa wisatawan yang sedang berfoto-foto. Ingat pemandu tadi? Mereka juga bisa diminta bantuan untuk memotretkan lho. Hasilnya pun lumayan. Nah saatnya pose dulu!seruling samudera

Setelah foto-foto tak lupa saya melakukan hobi baru ketika jalan-jalan : SKETSA. Ini oleh-oleh dari Pantai Klayar.

Pantai KlayarYang pertama adalah Pantai Klayar dilihat dari sebuah celah dinding karang.

Seruling SamuderaNah Yang kedua adalah pemandangan saat Seruling Samudera menyembur.

Sebelum pulang kami menyempatkan kerja bakti berdua membersihkan sampah plastik dan stereofoam yang ditinggalkan pengunjung dan pedagang di sana. Meski sudah lumayan banyak tempat sampah yang disediakan ternyata memang kesadarannya yang masih kurang. Kurang lebih 30 menit kami bersih-bersih berdua hingga kemudian kami dibantu oleh beberapa pemuda setempat yang menjaga parkir di sana. (Gara-gara ini pula ketika 2 minggu kemudian kami datang lagi, beberapa pedagang dan pemandu di area Seruling Samudera lebih ramah menyapa kami. Kami juga riang karena saat datang lagi pantai ini lebih bersih. Well, you’ll always get advantage when you love nature.)

Karena makin terik, kami pun memutuskan untuk pulang. Tak lupa kami mampir di masjid yang kita bicarakan tadi di awal tulisan. Juga menikmati pisang goreng dan secangkir kopi hitam di warung seberang jalan.warung depan masjid

21 thoughts on “Jogja Beach Adventure #3 : Klayar”

  1. Pantai Klayar oke banged . gak rugi perjalanan jauh dari Surabay. . . rekomendasi untuk yg belum pernah ke sana, cari/tanya arah Goa Gong , tinggal lanjutin ke selatan dgn jalan yg sudah dilebarkan (lebaran2015)

  2. Ada bus yg langsung k pantai klayar gak mas? Saya rencana mau berangkat dr jogja. oia, ada penginapankah di sekitar pantai klayar? kalau mau ngecamp aman g ya kebetulan cewek semua.. makasih

    1. kalau angkutan umum langsung ke klayar belum ada mbak
      kalau dari Jogja mending carter aja mobil sekitar 3 jam saja kok perjalanan.

      camping aman kok ada yang jagain sekitar pantai… kalau aku lebih suka di bukit atas sih.

  3. Pertama kali baca mengenai pantai Klayar ini di kompasiana dulu teman ke sana. Dari situ, saya pengennnn banget ke sana. Lah ini baca lagi, trus pengen ke sana lagi hehehe

    Eitu sketsanya bagussss🙂

  4. Pantai Klayar sudah banyak berubah ya? Dulu terakhir kali saya ke sana tahun 2009 jalannya masih rusak parah, hahaha. Katanya bisa juga ke Pantai Klayar lewat perempatan Giribelah ke kanan arah Pantai Nampu. Jalannya lebih kecil, sepi, tapi naik-turun kayak rollercoaster.

    1. Sepertinya Pacitan sedang sibuk berbenah🙂 Jalan2 yang ada banyak yang diperbaiki. Mungkin beberapa bulan mendatang perbaikannya dah sampai di Klayar (sekarang baru pelebaran belum diaspal).

      Jalan itu sudah tidak recommended lagi karena jalan melewati Goa Gong dah halus dan lebar🙂

Share your story with us

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s