Aku adalah fana


Daun-daun yang beterbangan bersama hembusan angin
Kuncup-kuncup mawar hitam yang mulai bermekaran
akar-akar kering yang mencoba menjulang

Aku adalah fana…
yang dititah menjadi coba
dalam setiap hembusan nafasmu yang nyata

Aku juga fana…
yang dititah menjadi bahagia
dalam setiap aliran darahmu yang menggelora

namun aku bukan hampa…
yang tak memiliki makna
dalam setiap kesendirian yang engkau rasa

jika engkau hendak memilihku
pilihlah aku dalam cahaya hari baru
di mana hadirku bukanlah hampa

jika kau hendak bersamaku
bersamalah dalam hangat senja
di mana surya memberi rasa tentram dan bahagia

jika engkau hendak melepasku
lepaslah aku dalam hening malam
di mana mataku terpejam dan tak lagi dapat melihat fananya dunia

jika kau hendak meninggalkanku
tinggalkanlah aku dalam semburat putih mega
di mana kesempatan, harapan, penyesalan tak lagi ada

Share your story with us

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s