Flashdisk dan Aku (sad story)


Saat kelas 1 SMP,aku mendapat pelajaran komputer. Media penyimpanan saat itu baru disket dan cd. Disketnya pun masih 5 1/2B pada awalnya. Baru pada semester 2 meningkat ke 1.44 floppy A. Kelas 3 SMP mulai muncul media penyimpanan yang lebih besar; FLASHDISK. Saat itu baru 16MB kapasitas terbesar yang mampu ku beli.
Semakin canggihnya teknologi yang berkembang semakin meningkat pula kapasitas flashdisk yang ada. 32MB, 64MB, 128MB, 256MB – xx GB.

Namun seiring itu pula kelalaianku berkembang. 1 flashdisk 64MB, 1 flashdisk 128MB, 2 flashdisk 1GB, 1 flashdisk 2 GB, 1 flashdisk 8GB, dan baru saja terjadi, 1 flashdisk 4GB ku lenyap.

Sebenarnya bukan dari harga beli flashdisk itu yang mahal. Tetapi nilai dari data yang ada di dalamnya. Bisa sampai jutaan. Apalagi bila berisi foto ataupun catatan tentang satu moment yang belum sempat terbackup, sampai tak ternilai harganya.

Share your story with us

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s