Tragedi Priok Berdarah Jilid II


Sungguh memilukan dan menyesakkan hati melihat tubuh bergelimang darah, bangunan rusak, kendaraan dibakar. Tidak sampai di akal pikiranku mengapa ini semua terjadi.Priok pernah berdarah sebelumnya saudaraku. Dua dekade yang lalu, 12 September 1984. Tentara vs Massa. Dengan permasalahan yang berbeda. 14 April 2010 Priok berdarah lagi! Kali ini massa vs satpol pp.

Bermula dari tugas satpol pp Jakarta Utara yang dipimpin Harianto Badjoeri hendak memugar bangunan liar di sekitar makam Habib Hasan bin Muhammad Al Haddad atau lebih dikenal dengan mbah Priok. Massa yang mengira yang akan dibongkar adalah makam akhirnya berkumpul digerbang makam dengan jumlah ratusan orang. Termasuk anggota dari Front Pembela Islam (FPI).

Ketika seorang pemimpin massa dari FPI bertemu dengan petugas satpol pp yang menyataka bahwa yang dibongkar adalah bangunan liar sekitar makam dan bukan makam mbah Priok, dia berkata,“Kalau yang dibongkar bukan makamnya, FPI mundur. FPI tidak punya urusan menyangkut soal tanah”(video ditayangkan sore tadi disebuah televisi swasta).

Namun dengan bertambah panasnya situasi, akhirnya bentrokan aparat vs massa pun terjadi di gapura makam. Bentrokan meluas ke areal pelabuhan. Ada beberapa korban tewas dan banyak yang luka-luka. Anarkisme dari kedua belah pihak sangat mengerikan. Untungnya datang bantuan medis dari berbagai elemen untuk membantu korban.

Saya tidak kuat ketika melihat berita siang tadi. Dua orang satpol pp yang sudah tak berdaya masih saja dipukul dengan kayu, ditimpa dengan batu, hingga meregang nyawa. Ditinggalkan begitu saja.

Kebencian memuncak ketika beberapa orang dari kerumunan massa  merusak dan menjarah kantor pelabuhan. Orang macam apa mereka itu! Memancing di air keruh. Berlagak membela namun hanya untuk kepuasan pribadinya. Harusnya malu ketika dengan lantang mereka meneriakkan ALLAH MAHA BESAR! Sungguh mereka telah menghina Dzat Yang Maha Tinggi!

Saya bukan pendukung aparat. Bukan pula pendukung massa pembela. Keadilan tetap harus ditegakkan dengan porsinya. Yang salah harus diadili!

Bagi para politikus,pejabat negara,anggota dewan, jangan berjoget dan mencari sensasi di peristiwa ini. Suatu saat kebenaran akan terungkap. Kebenaran pasti terungkap.

Berita terkait artikel ini :

  • mbah priok dan soal periuk nasi (kompas)
  • Tragedi Priok(antara)
  • Tragedi Tanjung Priuk Berpengaruh Buruk Terhadap Anak
  • Pembongkaran makam mbah Priok berakhir kisruh (swaberita)
  • Banyak artikel yang beterbaran di internet dengan berbagai sudut pandang. Semoga Anda bijak dalam mengelola informasi.

    Share your story with us

    Fill in your details below or click an icon to log in:

    WordPress.com Logo

    You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

    Twitter picture

    You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

    Facebook photo

    You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

    Google+ photo

    You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

    Connecting to %s