Aku ingin mengerti bahwa kamu mengerti aku…(ataukah tidak???)


ketika aku menjentikkan jariku…
menarikannya di atas papan kunci yang berderik seiring hentakan demi hentakan sepatu kuku ku..
sudah letih hatiku memendam segenap keluh…
sudah penat jiwaku mengubur keruh…

aku tahu bahwa selama ini kau sering memberiku semangat
meski kadang aku merasa itu palsu..
aku tahu bahwa selama ini kamu mencoba memberiku sebagian kekuatanmu
meski sering ku merasa kau melemahkanku…

semakin berat sang tirai soca hendak tergerai…

engkau yang berdiri di sana…
meneriakkan raungan nan menggelegar akan keindahan dunia…
namun laiknya bisikan kematian di telingaku…
tatkala kau hempaskan hembusan sang malaikat maut…
bahwa di sana aku menemukan pesona nirwana…

sendi-sendi tonggak penopang raga ku semakin ngilu…

engkau sibakkan kelambu hitam dan memperlihatkanku cahaya putih menawan…
namun yang kulihat hanya kehampaan jiwa…
nun ketika kau lemparkan aku kejurang kegelapan nan kelam…
apatah dinyana cemerlang hati berbaur semerbak aroma surga…

aku sebenarnya…
ingin mengerti… ingin memahami…
bahwa kamu mengerti aku…
bahwa kamu memahami aku…

namun… benarkah…. apakah bukan sebaliknya….

::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::
ku ukirkan tinta-tinta pixel ini untuk mu yang berdiri dalam galau…
About these ads

Share your story with us

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s